Iklan

PERISTIWA

signalmerah.co.id
31/12/2025, Desember 31, 2025 WIB
Last Updated 2025-12-31T12:51:49Z
DaerahPeristiwa

Pemkab Bener Meriah Tetapkan Lima Titik Evakuasi Warga

Aceh - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menetapkan lima titik evakuasi bagi warga yang tinggal di wilayah rawan Gunung Bur Ni Telong. Langkah ini diambil setelah status aktivitas gunung api tersebut dinaikkan menjadi Level III atau Siaga.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, menyampaikan bahwa penetapan lokasi evakuasi merupakan upaya antisipasi untuk menjamin keselamatan masyarakat. Saat ini, evakuasi baru diberlakukan bagi warga dari dua desa yang berada dalam radius lima kilometer dari gunung, yaitu Desa Rembune dan Kampung Pantan Dedingen di Kecamatan Timang Gajah.

Pemerintah daerah telah menyiapkan lokasi pengungsian berdasarkan wilayah kecamatan. Untuk Kecamatan Timang Gajah I, warga dari Desa Kenine, Fajar Harapan, Damarah Baru, Bandar Lampahan, Karang Jadi, dan Mude Benara diarahkan ke Kampus USK II Lampahan dan SDN Simpang Layang.

Sementara itu, warga Kecamatan Timang Gajah II yang berasal dari Desa Rembune, Pantan Dedingen, Bukit Mulie, Lampahan, Lampahan Timur, dan Lampahan Barat diarahkan ke SMAN 3 Timang Gajah, MTs Blang Rongka, serta MIN Rongka.

Untuk Kecamatan Bukit, warga Desa Bale Atu, Hakim Tunggul, Naru, Bale Redelong, Rembele, dan Karang Rejo diarahkan ke GOR Bener Meriah dan Pasar Pekan Simpang Tiga. Warga Kecamatan Wih Pesam I, meliputi Desa Wonosobo, Burni Telong, Pante Raya, dan Wih Pesam, diarahkan ke sejumlah sekolah dan Lapangan Bola Blang Panas.

Adapun warga Kecamatan Wih Pesam II dari Desa Lut Kucak, Simpang Balik, dan Bener Mulie diarahkan ke sekolah dasar setempat serta Lapangan Bola Blang Panas.

Selain menyiapkan lokasi pengungsian, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah juga membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengungsi. Pemantauan aktivitas Gunung Bur Ni Telong terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan instansi terkait guna memastikan keselamatan masyarakat.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan petugas, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.