Iklan

PERISTIWA

Redaksi
12/10/2026, Oktober 12, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-12T10:20:08Z
Daerah

DPRD Kabupaten Pesawaran Gelar Paripurna KUA-PPAS 2027, Bupati Nanda Paparkan Strategi Anggaran


DPRD Kabupaten Pesawaran Gelar Paripurna KUA-PPAS 2027, Bupati Nanda Paparkan Strategi Anggaran 


PESAWARAN – Langkah awal penyusunan instrumen keuangan daerah Kabupaten Pesawaran untuk periode mendatang resmi dimulai. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Paripurna dengan agenda utama Penyampaian Nota Pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 pada Senin, 12 Oktober 2026.


Rapat yang dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan legislatif ini dinyatakan sah dan terbuka untuk umum setelah memenuhi kuorum kehadiran anggota dewan. Agenda krusial ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat struktural, serta tokoh penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.


Dalam pidato pengantarnya, Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyusun anggaran yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD 2027 harus memenuhi asas efisiensi, efektivitas, tepat guna, dan berorientasi penuh pada program-program pro-rakyat. Kebijakan ini dirancang guna memastikan akselerasi pembangunan daerah berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan sosial.


Kerangka Makro Fiskal dan Target Indikator Ekonomi 2027


Di hadapan sidang paripurna, Bupati Nanda memaparkan postur rancangan target keuangan dan indikator makro pembangunan yang menjadi kompas pembangunan Pesawaran sepanjang tahun 2027 mendatang:

- Sektor Pendapatan Daerah: Pemerintah Kabupaten Pesawaran memproyeksikan total pendapatan daerah sebesar Rp1,072 triliun.


- Sektor Belanja Daerah: Rencana alokasi belanja daerah dianggarkan sebesar Rp1,057 triliun. Belanja ini nantinya diprioritaskan untuk mendanai sektor-sektor pelayanan publik mendasar dan infrastruktur strategis.

- Pertumbuhan Ekonomi: Pemerintah daerah optimis mematok target pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,50 persen hingga 6,00 persen.

- Pengendalian Inflasi: Laju inflasi daerah ditargetkan tetap stabil dan terkendali pada angka 1,00 persen hingga 3,00 persen guna menjaga daya beli masyarakat.

- Peluang Kerja dan Pengentasan Kemiskinan: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) ditekan agar berada di rentang 3,70 persen hingga 4,00 persen. Sementara itu, angka kemiskinan makro ditargetkan turun ke level 9,00 persen hingga 10,00 persen.


Terkait kebijakan pembiayaan daerah, Pemkab Pesawaran merencanakan pembiayaan netto melalui penerimaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2026 sebesar Rp3,308 miliar. Di sisi lain, pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar Rp18,26 miliar yang akan diperuntukkan bagi pemenuhan kewajiban cicilan pokok utang daerah.


Sinergi Menuju Pesawaran CAKEP


Menutup penyampaian nota pengantarnya, Bupati Nanda menyatakan harapan besarnya agar dokumen rancangan KUA-PPAS 2027 ini dapat segera dibahas secara mendalam dan konstruktif bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pesawaran. Sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif dinilai menjadi kunci utama demi mewujudkan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan serta membawa kemajuan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Pesawaran.


Seusai pembacaan nota pengantar dari kepala daerah, Rapat Paripurna dilanjutkan dengan agenda mendengarkan pemandangan umum dari masing-masing fraksi DPRD Pesawaran guna memberikan tanggapan awal terhadap rancangan anggaran tersebut.(Red)