Perguruan Kenui Bebayang, Perguruan Pencak Suci, dan Perguruan S.A.K.4
Bandar Lampung - Latihan bersama pencak silat tradisi yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Lampung berlangsung sukses. Kegiatan ini digelar di rumah bersejarah DASWATI Lampung, beralamat di Jl. Tulang Bawang No. 11, Enggal, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Perguruan Kenui Bebayang, Perguruan Pencak Suci, dan Perguruan S.A.K.4. Masing-masing perguruan menampilkan berbagai jurus andalan serta tarian senjata khas yang mencerminkan kekayaan tradisi pencak silat Lampung.
Acara juga diisi dengan sesi tanya jawab serta pendalaman pemahaman senjata tradisional Lampung, khususnya cabang.
Ketua Bidang Pencak Silat Tradisi IPSI Lampung, Khaidi Syafutra, S.T., M.T., yang akrab disapa Bang Putra, menyampaikan bahwa pencak silat merupakan budaya asli Indonesia yang telah diakui dunia.
“Pencak silat secara resmi diakui UNESCO pada tahun 2018 sebagai warisan budaya tak benda,”
ujarnya minggu (8/2/2026)
Ia juga menegaskan adanya dukungan penuh dari Ketua Umum IPSI Lampung terhadap upaya pelestarian pencak silat tradisi, yang diwakilkan melalui Bidang Pencak Silat Tradisi.
“Pencak silat tradisi bukan hanya seni bela diri, tetapi juga sarana pembentukan mental dan spiritual. Oleh karena itu, wajib dilestarikan dan diperkenalkan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda,” imbuhnya
Upaya pelestarian seni budaya Lampung dan pembentukan generasi muda yang mencintai jati diri bangsa, pencak silat memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan, baik pada masa pra-kemerdekaan maupun setelah Indonesia merdeka. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya menjadi identitas bangsa dan tak terpisahkan dari NKRI.(Juliansyah)
