Warga Dusun KM 21 Wiyono Swadaya Bangun Jalan
Pesawaran – Warga Dusun KM 21 RT 01, Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, terpaksa melakukan swadaya membangun badan jalan demi menunjang aktivitas sehari-hari. Pembangunan dilakukan secara gotong royong karena jalan tersebut belum juga mendapat perhatian dari pemerintah desa.
Dengan menggunakan alat dan material seadanya, warga bahu-membahu membuka dan merapikan badan jalan. Bahkan, sejumlah warga secara sukarela menghibahkan sebagian tanah miliknya agar jalan dapat dibuka dan dilalui kendaraan.
Kepala Dusun KM 21, Aan Wijaya, mengatakan bahwa kegiatan tersebut murni merupakan inisiatif warga yang sudah terlalu lama menunggu realisasi pembangunan dari pemerintah.
“Kita gotong royong membuat badan jalan. Alhamdulillah ada beberapa warga yang menyumbang sabes (batu). Harapan saya, jalan ini bisa tersentuh pemerintah dan aparat yang punya kepentingan di atas. Tolong perhatikan juga masyarakat di bawah ini,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).
Saat disinggung mengenai penggunaan Dana Desa, Aan memilih tidak banyak berkomentar. Menurutnya, anggaran desa kemungkinan terbatas sehingga pembagian dana menjadi dilema tersendiri bagi pemerintah desa.
“Saya tidak bisa berkomentar soal Dana Desa, karena anggaran katanya sangat minim, mungkin kepala desa juga bingung membaginya,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua RT 01, Jonatan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, baik melalui tenaga, material, maupun hibah tanah.
“Saya sangat berterima kasih kepada warga yang sudah menghibahkan tanahnya untuk jalan. Saya bersyukur banyak warga yang terpanggil untuk bersama-sama gotong royong,” katanya.
Dukungan juga datang dari warga setempat, Toni, yang menilai kegiatan swadaya ini tidak hanya membuka akses jalan, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan antarwarga.
“Tentunya saya sangat mendukung perbaikan jalan ini, karena kalau bukan kita sebagai warganya, siapa lagi,” pungkasnya.
Pembangunan jalan swadaya ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Dusun KM 21, sekaligus harapan agar pemerintah dapat segera memberikan perhatian dan dukungan nyata terhadap kebutuhan infrastruktur dasar warga.(Marzuki)
