Bandar Lampung — Komitmen dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat kembali ditegaskan melalui kegiatan Pelatihan Paralegal Batch IV yang diselenggarakan oleh Yayasan Lembaga Hukum Bela Rakyat–Advokat Bela Rakyat Indonesia. Bertempat di Begadang Resto Convention Hall, kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Peran dan Fungsi Paralegal dalam Mewujudkan Keadilan bagi Masyarakat”.
Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas paralegal sebagai garda terdepan dalam memberikan pendampingan hukum, khususnya bagi masyarakat yang masih memiliki keterbatasan dalam memahami dan mengakses layanan hukum. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses kaderisasi internal untuk mencetak paralegal yang kompeten dan berintegritas.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, terdiri dari aktivis sosial, pegiat bantuan hukum, hingga mahasiswa. Tingginya antusiasme peserta mencerminkan semakin besarnya kebutuhan terhadap peran paralegal di tengah masyarakat.
Sejumlah narasumber berkompeten turut hadir memberikan materi, di antaranya Ketua APSI Provinsi Lampung Iwan Kumara, Dewan Penasehat ABR-Indonesia Dr. (cand). Banon Eko Susetyo, praktisi sekaligus akademisi Hengki Irawan, serta advokat senior M. Taufiq El Azhary. Para pemateri memberikan pembekalan yang komprehensif, mulai dari aspek teori hingga praktik hukum di lapangan.
Ketua pelaksana, Yoga Pratama RG, dalam laporannya menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya menitikberatkan pada pemahaman teoritis, tetapi juga pada kemampuan praktis seperti pendampingan, edukasi, dan advokasi hukum. Menurutnya, paralegal memiliki peran penting sebagai penghubung antara masyarakat dan akses keadilan.
Sementara itu, dalam sambutannya, Dr. (c) Hermawan menekankan pentingnya peran paralegal dalam sistem bantuan hukum di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa paralegal sering menjadi pihak pertama yang hadir saat masyarakat menghadapi persoalan hukum, sehingga diperlukan kepekaan sosial dan komitmen terhadap nilai-nilai keadilan.
“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkala setiap triwulan sebagai bentuk komitmen kami dalam mencetak paralegal yang siap terjun langsung di tengah masyarakat,” ujarnya Minggu (12/4/2026)
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan aktivis ABR-Indonesia, serta tamu undangan Komandan Satgasus Untung Gunawan. Rangkaian kegiatan dipandu oleh Apud Gusmawan selaku pembawa acara, sehingga berlangsung tertib, komunikatif, dan dinamis.
Melalui pelatihan ini, ABR Indonesia berharap para peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk membantu masyarakat menghadapi persoalan hukum secara efektif. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendorong terwujudnya keadilan yang inklusif, merata, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.(Marzuki)
