Pesawaran, 17 Juni 2026 – Ribuan massa dari Masyarakat Adat Pitung Tiyuh Tanjung Kemala memadati ruas Jalan Ahmad Yani, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, saat menggelar aksi damai menuju Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pesawaran, Rabu (17/6/2026). Aksi yang diikuti sekitar 2.000 peserta tersebut menyebabkan arus lalu lintas mengalami kepadatan hingga mencapai kurang lebih 6 kilometer. Jalan Ahmad Yani merupakan salah satu jalur utama di wilayah Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.
Sejak pagi hari, massa yang datang dari berbagai tiyuh dan wilayah adat mulai berkumpul dan bergerak secara tertib menuju Kantor BPN Pesawaran. Ratusan kendaraan roda dua, mobil pribadi, serta kendaraan pengangkut massa terlihat memenuhi badan jalan, sehingga arus kendaraan dari dua arah berjalan tersendat.
Kemacetan panjang terjadi mulai dari kawasan pusat Gedong Tataan hingga beberapa titik menuju lokasi aksi. Aparat kepolisian bersama petugas perhubungan tampak melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan dan menjaga keamanan selama berlangsungnya aksi.
Koordinator aksi menyampaikan bahwa kehadiran ribuan masyarakat adat tersebut merupakan bentuk perjuangan untuk menuntut kepastian dan kejelasan atas persoalan pertanahan yang selama ini mereka perjuangkan. Massa berharap pemerintah melalui BPN dapat memberikan perhatian serius terhadap aspirasi yang mereka sampaikan.
“Kami datang dengan damai untuk menyampaikan aspirasi masyarakat adat. Harapan kami, pemerintah dapat mendengar dan memberikan solusi yang adil atas persoalan yang kami hadapi,” ujar salah seorang perwakilan peserta aksi.
Meski sempat menyebabkan kemacetan panjang, pelaksanaan aksi berlangsung kondusif. Massa tetap mengikuti arahan petugas keamanan dan tidak melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban umum.
Aksi damai tersebut menjadi salah satu mobilisasi massa terbesar yang terjadi di Kabupaten Pesawaran dalam beberapa tahun terakhir. Warga dan pengguna jalan diimbau untuk mencari jalur alternatif selama berlangsungnya kegiatan guna menghindari kepadatan lalu lintas di sepanjang Jalan Ahmad Yani.
Sementara itu, perwakilan massa dijadwalkan melakukan dialog dengan pihak BPN Pesawaran untuk menyampaikan tuntutan dan aspirasi masyarakat adat secara langsung. Hasil pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal penyelesaian persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat Adat Pitung Tiyuh Tanjung Kemala.(Red)
