Lambar - Menjadi hari yang terukir indah di lembaran takdir dua hati yang telah Allah satukan. Seperti dua bunga yang mekar pada ranting yang sama, Silvy dan Riyan kini resmi menyatu dalam ikatan pernikahan yang suci dan diridhoi-Nya.
Pada Minggu, 30 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB, di kediaman mempelai wanita — Jalan Liwa–Ranau, Pekon Kedamaian Ilir, Kecamatan Sukau, Lampung Barat berlangsunglah akad nikah yang khidmat dan penuh haru. Doa-doa terangkai bagai embun pagi yang menyejukkan hati, menyaksikan penyatuan putri pertama Bapak Ansori yang bergelar (Batin Unang Kalifah) & Ibu Aidayani, dengan putra pertama Bapak Harmono & Ibu Rukiah.
Pada hari itu, putri pertama mereka, Silvy, dipersunting oleh putra pertama pasangan Bapak Harmono & Ibu Rukiah, Riyan, dalam sebuah akad nikah yang khidmat dan penuh haru.
Akad nikah berlangsung pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di kediaman mempelai wanita, Jalan Liwa–Ranau, Pekon Kedamaian Ilir, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat.
Suasana terasa begitu khidmat dan sakral, dipenuhi doa tulus dari keluarga, kerabat, serta tetangga yang hadir untuk menyaksikan momen suci penyatuan dua hati ini.
Silvy, putri pertama dari Bapak Ansori dan Ibu Aidayani, kini resmi bersanding dengan Riyan, putra pertama dari Bapak Harmono dan Ibu Rukiah, dalam ikatan pernikahan yang diridhoi Allah SWT. Prosesi akad nikah berjalan lancar dan penuh kehangatan, disaksikan oleh keluarga besar dan para tamu undangan yang turut berbahagia atas bersatunya kedua mempelai.
Sementara itu, Karnain yang merupakan paman dari pembeli wanita mengucapakan, selamat menempuh hidup baru untuk kalian berdua. Hari ini adalah hari yang paling indah, di mana Allah telah menyatukan dua hati dalam ikatan pernikahan yang suci. Semoga langkah baru yang kalian mulai ini senantiasa dilimpahi rahmat, kasih sayang, dan keberkahan dari Allah SWT.
Karnain juga berharap, rumah tangga yang baru dibangun ini senantiasa dipenuhi kedamaian, kesabaran, dan saling pengertian bagai bunga yang senantiasa mekar di taman cinta.
"Semoga kalian saling menjadi pelengkap, penenang, dan kekuatan satu sama lain, di saat suka maupun duka. Semoga ikatan kalian kokoh bagai gunung, lembut bagai embun, dan abadi bagai langit. Semoga Allah segera mengaruniai kalian anak-anak yang sholeh dan sholehah, serta menjadi keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmat sampai ke akhir hayat."harapan Karnain seraya mengatakan Selamat menempuh hidup baru, dua hati yang telah Allah pilih untuk bersama. (Zainal)
